04 Mac 2013

penantian seorang Daie'


'Hatiku ini milik siapa..?' Persoalan tegar yang pastinya memenuhi benak setiap insan sekurang-kurangnya sekali seumur hidup..Cinta, hebatkah cinta, benarkah ia begitu agung seperti yang diceritakan dalam hikayat-hikayat dan syair-syair indah..Atau ia sekadar rekaan manusia semata-mata, demi menjadikan kehidupan ini lebih bermakna..
Cinta itu cahaya sanubari
Kurniaan tuhan fitrah insani
Dan di mana terciptanya cinta
Di situ rindu bermula..

Yang pastinya, setiap mereka yang waras pasti mempunyai keinginan ke arah itu..Fitrah insani, ingin mencintai dan dicintai..Namun apalah daya, belum tiba masanya..Ya, masanya masih belum tiba untuk kami memetik bunga yang sedang mekar di taman..Bersabarlah wahai bidadari-bidadari syurga, betapa kami ingin memilikimu, namun kami lebih takut akan Allah..


Kami tidak ingin menyentuhmu, bahkan kami takut untuk menyatakan cinta kepadamu, kerana kami tidak ingin berdusta padamu..Sesungguhnya setiap lelaki itu, dalam hatinya pasti terselit niat ingin mencari wanita yang baik untuk dijadikan ibu kepada anaknya..Sebab itulah kami tidak ingin menjadikanmu sebagai kekasih sekarang, kerana mungkin kami akan meninggalkanmu apabila kami bertemu yang lebih baik..

Wahai sekalian bidadari dunia, teruskanlah menundukkan pandangan matamu, kerana malu itu perhiasan bagi wanita..Namun ramai wanita tidak menyedari, betapa kami sering tertewas dengan sifat malu itu, oleh itu jangan sekali-kali engkau membuangnya daripada dirimu..Janganlah engkau memandang tersenyum kepada kami, kerna ia mungkin memberi penyakit pada hati kami, lalu bagaimana kami akan menjadi pemimpin yang baik kepada kamu..

Benar, engkau ingin kelihatan cantik di mata kami, lalu engkau lengkapkan dirimu dengan perhiasan dan keindahan..Tapi tahukah engkau apa erti kecantikan sebenar wanita di mata kami..Tahukah engkau bila saatnya kami benar-benar terpesona kagum denganmu..Itulah apabila engkau menutup rapi dirimu dengan pakaian longgar..Kerana bukanlah pakaian ketatmu yang mencantikkan engkau, bukan juga tubuh badan yang   indah dipandang..Ia hanyalah cantik pada pandangan nafsu, namun pada pandangan hati kami, saat itu engkau tertewas.. 


Wahai kaum hawa penyejuk mata, cukuplah engkau mendedahkan auratmu..Turunkanlah, dan labuhkanlah pakaianmu..Bukan kami benci melihatmu, bukan kami meluat melihatmu dalam pakaian ketat, bahkan nafsu kami menginginkannya! Namun kami sedar ada yang lebih berhak ke atasmu, suamimu..Kami tidak ingin mengkhianati suamimu dengan memandangmu dgn penuh bernafsu..Boleh jadi suamimu nanti adalah sahabat kami sendiri, pasti kami akan berasa lebih berdosa..

Di saat ini kami sedang mujahadah, melawan godaan-godaan yang datang..Sesungguhnya pada usia beginilah  perasaan itu kuat mendera..Bukanlah kami ingin menafikan sunnatullah, namun amanahnya terlalu berat..Kami sedar kami tidak akan mampu melawannya sendirian, oleh itu kami memerlukanmu, bantulah kami dalam memelihara diri..InsyaAllah bila tiba saatnya, kami akan datang kepadamu, mengambil dirimu dari orang tuamu sendiri..Di saat itu kami tidak berdusta lagi, kami benar-benar ikhlas mencintaimu..Saat itu kita sama-sama tersenyum bahagia, mengucapkan ayat-ayat cinta yang sekian lama terpendam..

Tiada ulasan: