12 Februari 2011

Maafkan aku ye.!!

Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam bicara Ukhuwwah Fillah buat teman-teman yang ku sayangi, lagi kucintai.. Maafku pinta buat kalian semua kerana diri kurang memberikan komitmen untuk mengisi masa di medan perkongsian dakwah di alam maya ini (blog)

Namun ku pohon kekuatan agar istiqamahnya diri ini terus
mengisi ruang-ruang waktu yang ada
di alam yang nyata. Selagi nyawa masih di kandung badan
selagi itu akan ku terus MEMBERI pedoman buat ummah tercinta......

Lama rasanya tidak meluahkan rasa hati, mencoret rasa jiwa, menyampaikan hasrat sukma dan menukilkan kata cinta disini...rasanya keterbatasan waktu bukanlah alasan untuk ku tidak menulis di blog persinggahan ini... Diam, bukanlah ertinya menyepi.. tetapi, cuma kembali mencari identiti diri.seperjalanan ke hala tujuan diri diciptakan,.. pada nikmat, adakah sebaiknye dipergunakan..pada waktu yang sering kali ku kealpaan...

Temanku,..!
Aku lelah menjalani hidup. mengatur langkah demi langkah. perjalanan dirasa semakin jauh. hadapannya kosong, sisinya sifar dan belakangnya tiada. Apakah jalan yang kulalui ini salah...? akan sampaikah aku ke destinasi harapan dan anganku selama ini. atau aku telah pun tersilap memilih simpang yang tidak membawa aku kemana-mana... menologku menjengah tika fikiranku menyelusuri kenangan silam yang membawaku kedaerahku kini..

Temanku,..!

Aku lelah mengejar bayang-bayang sendiri. aku lemas bermain dengan emosi untuk menyantuni diri sendiri demi sebuah persahabatan yang ku ingini. sering ku pujuk kata hati. sering kutenteramkan perasaan diri...Istighfarku padamu tidak pernah sunyi, ayat-ayatmu ku tadabbur tanpa henti...mengharapkan keredhoaan dan ketenangan.. tapi, benarkah aku gembira..senang hati dan berlapang dada dengan semua ini....? tiada jawapan yang pasti.


Teman seperjuanganku...!

Aku lelah menjaga hati dan perasaan teman-teman jua siapa yang aku temui. Namun hati sendiri tiada yang sanggup berkongsi. merenung nasib diri yang entah bila akan berakhir...dugaan dan cabaran kulalui dengan Redho dan tabah. namun, akhirnya kepenatanku tidak dapat di bendung lagi...Aku lelah, lantas aku mahu menumpang di hentian ini. tetapi ruangnya tiada lagi kekosongan untuk diisi.


Teman,

Maafkan ku atas apa yang terjadi..

maaf atas segala kesalahanku...

aku insan biasa dan hina disisi Tuhan..

tiadalah kegembiraan dihati seorang teman..

melainkan kemaafan yang diterima...

Maafkan aku ye teman...

maafkan ku...!!

07 Februari 2011

~**~MUHASABAH DIRI~**~


Hari demi hari usiamu kian berkurang
Tapi engkau tidak pernah menyadarinya.
Setiap hari Allah datangkan rezki kepadamu,
Tapi engkau tidak pernah memujiNya.
Dengan pemberian yang sedikit, engkau tidak pernah mau berlapang dada.
Dengan pemberian yang banyak, engkau tidak juga pernah merasa kenyang.

Wahai manusia !
Setiap hari Allah datangkan rezki untukmu.
Tapi setiap malam malaikat datang kepadaNya dengan membawa catatan perbuatan jelekmu.
Engkau makan dengan lahap rezkiNya,
Tapi engkau tidak segan-segan pula berbuat durjana kepadaNya.

Wahai Manusia !
Allah kabulkan jika engkau memohon kepadaNya,
KebaikanNya tak putus-putus mengalir untukmu.
Namun sebaliknya, catatan kejelekanmu sampai kepadaNya tiada henti.
Allah adalah pelindung terbaik untukmu,
Tapi engkau hamba terjelek bagiNya.

Wahai Manusia !
Kau raup segala apa yang Allah berikan kepadamu,
Tapi Allah tutupi kejelekan yang kau perbuat secara terang-terangan.
Tidak malukah kalian kepada Allah?

Wahai Manusia !
Engkau melupakan Allah
Tapi engkau ingat pula kepada yang lain.
Kepada manusia engkau merasa takut,
Tapi kepada Allah engkau merasa aman-aman saja.
Pada manusia engkau takut dimarahi,
Tapi pada kemurkaan Allah engkau tak peduli.

Wahai Manusia !
Bersujudlah dan bertaubatlah kepada Allah SWT serta menangislah.
Betapa banyak dosa yang telah kita lakukan selama ini.
Lihatlah, betapa banyak kelalaian yang telah kita lakukan selama ini!

Ya Allah,
Aku hanyalah sebutir pasir di gurun-Mu yang luas
Aku hanyalah setetes embun di lautan-Mu yang meluap hingga ke seluruh samudera

Aku hanya sepotong rumput di padang-Mu yang memenuhi bumi
Aku hanya sebutir kerikil di gunung-Mu yang menjulang menyapa langit
Aku hanya selonggok bintang kecil yang redup di samudera langit Mu yang tanpa batas.

Ya Allah.
Hamba yang hina ini menyedari tiada artinya diri ini di hadapan Mu.
Tiada Engkau sedikitpun memerlukanku,
Tapi hamba ini terus menggantungkan segunung harapan pada Mu.

Ya Allah,
Ibadahku hanya sepercik air
Bagaimana mungkin sepercik air ini dapat memadamkan api neraka Mu.
Betapa sedar diri ini begitu hina dihadapan-Mu.
Jangan jadikan hamba hina dihadapan makhluk-Mu.
Diri yang tangannya banyak maksiat ini,
Mulut yang banyak maksiat ini,
Mata yang banyak maksiat ini,
Hati yang telah dikotori oleh noda ini,
Yang memiliki keinginan setinggi langit,
Mungkinkah hamba yang hina ini menatap wajahMu Yang Mulia?

Ya Allah,
Ampunilah aku dan saudara-saudaraku yang telah memberi arti dalam hidupku,
Berikanlah kejayaan dan mudahkanlah urusan mereka,
Mungkin tanpa kami sedari,
Kami pernah melanggar aturan Mu.

Ya Allah,
Ampunilah kami,
Pertemukan kami dalam syurga Mu dalam bingkai kecintaan kepada Mu.

Ya Allah ,
Siangku tak selalu dalam iman yang teguh,
Malamku tak senantiasa dibasahi airmata taubat,
Pagiku tak selalu terhias oleh zikir kepada Mu,
Begitulah si lemah ini dalam upayanya yang sedikit
Janganlah kau cabut nyawaku dalam keadaan lupa pada Mu,
Atau dalam maksiat kepada Mu.
Ya Tuhanku tutuplah untuk kami dengan sebaik-baiknya penutupan !!!

Ya Allah,
Kami bukanlah hamba Mu yang pantas memasuki syurga firdaus Mu,
Tidak pula kami mampu menanggung akan siksa api neraka Mu,
Berilah hamba Mu ini ampunan, dan hapuskanlah dosa-dosa kami,
Sesungguhnya hanya Engkaulah Sang Maha Pengampun.

Ya Allah,
Dosa-dosa kami seperti butiran pasir dipantai,
Anugerahilah kami ampunan wahai Yang Maha Agung,
Umur kami semakin berkurang setiap hari,
Tapi dosa-dosa kami terus bertambah.
Adakah pintu taubatku masih terbuka?

Ya Allah,
Hamba Mu yang penuh maksiat ini bersimpuh menghadapMu,
Ku akui dosa-dosaku dan memohon ampun kepadaMu,
Ampunilahku Ya Allah,

Kerana hanya Engkaulah Sang Pemilik KeAmpunan .