17 Januari 2011

DI BAWAH TERIK MENTARI ,KU NANTIKAN SESUATU

Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamualaikum!....

salam ukhuwwah fillah buat teman-teman seperjuanganku semua,.

Di bawah redup mentari, jari jemariku terasa ingin menari-nari di atas papan kekunci yang sudah lama ditinggalkan. Sedang akal mencari-cari ayat-ayat untuk dikarang di helaian ini, mencari perkataan yang sesuai untuk ditintakan. Setulusnya, aku ingin mencurahkan apa yang terbuku dalam hatiku di sini namun agak kurang enak untuk dibicarakan. Jadi, ku biarkan ia ternoktah di hatiku tika ini....

Setiap insan yang punya rasa dalam hati, pasti menginginkan seorang sahabat atau teman untuk berada di samping dirinya tatkala di waktu senang atau susah.

Kalau ditanya tentang sahabat sejati
AKU akan katakan
bahawa
sahabat sejati adalah sahabat yang tulus
suci daripada igauan kelam
yang membelengu diri dan
menjadi cahaya pada sahabatnya


Aku tidak mencari seorang sahabat yang cantik rupawan, pandai berkata-kata atau kelihatan elegan di mata manusia. Semuanya tidak!..bertahun lamanya ku mencari sahabat yang ingin mendengar rintihan hati ini, ketika susah, senang dan Lebih-lebih lagi di masa genting ini. Sudah banyak peristiwa yang aku lalui tanpa seorang sahabat...

Kucemburu melihat langit berdua dengan tanah...
Kukagumi kesetiaan dua merpati yang berkasih di
pohonan yang rendang itu...
Aku
Hanya mampu bersendirian dibuai bayang-bayang diri..

Nabi SAW bersabda yang bermaksud:

Kawan pendamping yang soleh ibarat penjual minyak wangi.Apabila dia tidak memberi minyak wangi, cukup hanya kamu mencium keharumannya. Sedangkan kawan pendamping yang buruk ibarat tukang besi. Apabila kamu tidak dijilat oleh apinya,kamu akan terkena asapnya.”

~HADIS RIWAYAT AL-BUKHORI

Tiada ulasan: