06 Mei 2009

ingatan buat diriku dan teman-teman seperjuangan...

sahabat sekalian..
izinkan diri mencoret rasa dihati agar kalian bisa kenal bahawa hidup sebagai dai ini bukan seperti jejari, tetapi sebenarnya terselit untaian cemati..yang ia penuh dengan warna warni..
sahabat..
dalam mengorak langkah mujahid..lama aku terfikir sepi, berbicara dengan sudut hati akan sesuatu..kisah bicara diri seorang hamba..merenung jauh mencari jawapan..agar ia terselesai dengan pasti..bukan hanya sekadar teka teki..

sahabat..
dalam diam riak itu..
ia hadir dengan gambaran satu warna ceria akan satu corak cinta seorang hamba..
ia lambang satu warna indah dirinya kuasa..

tapi sahabat..r
iak itu bukan bermakna isi..
tetapi ia sebuah lambang bias dihati..
menguntai bicara cinta terapi..

sahabat..
berminggu ini..aku sentiasa berfikir..
hampir saja setiap saat ia berlegar jelas..
hingga dibawa oleh sentuhan mimpi akan juara seorang mujahid, yang terasing dengan julang cari..
aku tersentuh memandang..
bermain diputaran hati,meneliti akan gerak bicara seri..
akan kekuatan sang dai'..
yang membawa piala kekuatan..
berpakaiankan tarbiyyah dzatiyah..

namun..

masih lagi terenjut langkah kaki..
dengan terpelahan bualan citra cerita..

entah..mengapa..

wahai sahabat..
bicara inilah yang membatasku sementara dihati..
cuba mengoyang takhta iman diri..
cuba memukul sepi dihati..
dengan seribu bilahan cemari..
yang jelas dengan warna warni..

tetapi..sahabat..
layaran ini pelik dihatiku..
ianya mengetuk pintu kebuntuan dijiwaku..
dengan berjuta persoalan dalam cintaku..

kerna apa sahabat..
hadirnya fenomena ini adalah dengan layaran berbeza..
ia tidak sama dengan pintu kegelapan..
tidak sama dengan pintu kemaksiatan..
tetapi ia pintu ketenangan yang hanya dicoret kapur ujian..

atas fenomena ini

wahai sahabat..
aku lemas,cuba berborak seri dengan diri..
aku cuba diam..
ku tanyakan pada hati,kusapakan keimananku..
"alhamdulillah ia tidak tergoyah insyaAllah"aku teliti keikhlasanku..
"alhamdulillah bukan ini masalahnya insyaAllah"aku teliti kecintaanku..
"alhamdulillah untaiannya masih terikat rapi insyaAllah"aku teliti kehadiran gerak geri hidupku
"alhamdulillah ia terbatas dengan peribadi riak itu insyaAllah"
dan aku teliti semuanya satu persatu..

namun..
jawapannya hanya buntu dan kelu...dan kini wahai sahabat yang dicintai kerana Allah..
disaat langkah mujahid itu sedang bertapak..
disaat fenomena itu cuba berdampar..

tatkala itulah..
hadir bisikan cari suci..
ketika itulah, aku kenal penyelesaiannya..
atas teka teki yang menghantui..
yang sedikit membawa kegoyahan bicara hati..
yang cuba menikam kecintaan teratas..
dan jawapannya hadir saat mata mencari seri..
yang terpaku kedalam kitab suci..
akan bicara yang Maha Tinggi..
atas dasar cinta dihati..

bismillahir rahmani rrahim..

" Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar" (al-baqarah:155)

tatkala hadirnya bicara kalimah tertinggi ini..
aku tersentak..
aku mula terisi..
akan sedar citra cinta diri yang diuji..
yang unik atas kekurangan jiwa...
dengan hias bias luas rahmat kasih ilahi..
kerna sekali lagi,

setiap lilitan alam dalam jiwa mujahid sedang disepikan dengan kekurangan jiwa..
bukan atas dasar kedurjanaan riak maupun isi..
tetapi kabar cinta dari yang Maha Menguasai..

" Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu..kekurangan jiwa.."


kerna itulah, bicara hati agak goyah sedikit sesekali..tetapi tidak akan tersungkur sekali lagi..
kerna sabar itu nikmat ikatan sayang tuhan dan diri..dengan sentiasa terus mencintaiMu wahai kekasih hati..

salam Ukhwah Fillah...


ukhuwah yang terbina,
takkan terungkap dengan kata,
ianya umpama persis rantaian bunga,
yang tersusun kukuh,
segar menghiasi memori ingatan,
yang tersipu duduk memberi senyuman,
kerna tiada siapa mengerti,
jua mengamati,
jalinan erat ikatan yang terpintal rapi,
terbina kukuh dibaluti suci,
kerna itu kami pasti,
dengan ukhuwah,tiada erti sepi,
dengan ukhuwah,teguh berdirinya kami,
dengan ukhuwah, asas penyatuan dakwah kami,
dengan ukhuwah, kami akan terus melangkah ke hadapan,
dengan ukhuwah, kami takkan pernah gentar,
dan kerna ukhuwah dan dakwah,kami akan terus berjuang...

koleksi & diari buat renungan...

mataku merenung jauh..hatiku aman dengan suasana subuh yang tenang..irama gembira kicauan sang burung sedikit sebanyak membenarkan mereka bertasbih pada Penciptanya..gema kicauan itu makin ceria tatkala ditemani suara kawannya yang lain..langit biru yang menanti sang mentari jauh memberi satu ritma tertinggi bicara yang Maha Tinggi..

"sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi : "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka" (ali-imran:190-191)

hatiku tenang..

fikiranku cuba membuat koreksi diri..teringin sekali mencoret bicara dialam maya ini..yang cukup susah untuk mengerakkan jari, atas masa yang mencemburui..moga ada pencerahan buat pembaca dan empunya diri..

"Alhamdulillah"..ini sahaja yang mampu ku hadirkan disudut hati..melihat perjalanan hidupku yang mengalir deras mengejar waktu..aku merefleksi gerak kerja dakwah yang ku lakukan..secara keseluruhan aku mampu katakan roda dakwah itu makin laju berputar..namun, sesekali aku agak risau dengan mekanismenya kerna selaju mana pun ia, terkadang dengan izinNya, ia akan tergeser perlahan..kerna itu aku cuba selia roda itu dengan kemas insyaAllah..

aku kembali melihat binaan sekolahku yang lepas..bicara kata yang serupa, hanya syukur mampu ku lafazkan..seorang demi seorang dengan izinNya membentuk peribadi seorang da'i..satu persatu cuba membaluti jiwa dengan dakwah..moga Allah menemukan kita dengan kabar indahnya syurga..namun, dalam ceria aliran itu, ada jua yang tersungkur..sedih itu hanya mampu ku tanamkan jauh disudut hati..mungkin ini kebenaran bicara Ilahi,

"kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka.." (attaubah:42)

pikiranku melayang jauh meneliti pengorbanan yang dilakukan ikhwan wa akhwat..terkadang timbul rasa hiba memikirkan kedahsyatan cinta yang mereka hadirkan..sedikit sebanyak menyedarkan aku jua untuk berkorban lebih banyak..entah apalah daya yang ada pada kami wahai yang Maha Mengetahui, dibandingkan dengan pengorbanan golongan awwalun..apalah hebat yang ada pada kami dibandingkan dengan Mush'ab b. Umair, pendakwah teguh..apalah sakit pada kami dibandingkan dengan Talhah, si mayat berjalan..apalah cinta yang kami cuba bicarakan berbanding dengan RasulMu, sahabat wa sahabiah..moga Allah merahmati kami yang kerdil dihadapanNya...

dalam ketenangan pengorbanan itu, aku kembali juga berfikir tentang konsep pengorbanan yang cuba diikat oleh sang Pemilik..adakah tuntutanya biasa? atau permintaannya kecil-kecilan?

bahkan sebenarnya tidak..

"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Qur'an. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar" (at-taubah:111)

"Dan berjihadlah kamu pada jalan Allah dengan jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan" (Al-Hajj:78)

"Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan" (at-taubah:20)

"Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah; maka di antara mereka ada yang gugur. Dan di antara mereka ada (pula) yang menunggu-nunggu dan mereka sedikit pun tidak merubah (janjinya)" (al-ahzab:23)

kerana itu aku terkadang pelik melihat diri pemikul risalah ummat, apakah perlu ada kerehatan dalam diri mereka?..entah mengapa, aku cuba berfikir jauh dengan kelancaran roda dakwah ini..semestinya ia amat perlukan fondasi sebuah bangunan yang tidak sama seperti binaan yang paling atas..atau ia harus lebih teguh dan kuat untuk menampung yang atas? mungkin ini tuntutan pengorbanan yang lebih agar tiang dan batu bata itu adalah yang paling tegar dan tidak rapuh..dan inilah dakwah yang dibawa pemikul risalah agung, Rasulullah dan sahabatnya..jadi,bagaimana bicara iman anda? Allah lebih mengetahui..

perlahan dan teratur..jiwaku kembali membuka kotak perbicaraan koreksi diri..aku merenung halaqah yang kubawa sekarang..entah mengapa, ku rasakan seperti ia tidak sestabil dulu..kebuntuan ini sekali sekala bermain diminda cuba mencari kenapa dan bagaimana..berbagai persoalan yang dimainkan meneliti diri..mungkin iman, mungkin dosa atau ujian..Allah sahaja lebih mengetahui..apa pun, perancangan akan ku laksanakan dengan teliti..moga Allah memberi kekuatan dan memperteguh hati untuk berbicara kedalam hati manusia dengan cahaya iman dan alquran..

aku kembali merenung, terasa sepi jua pada diri..dalam suasana cuti ini, tinggal diriku sendiri di sini..dalam kegembiraan insan lain, aku harus hadirkan sedikit masa untuk urusan yang lebih tinggi..aku harus kukuhkan ekonomiku agar perancangan dakwahku akan berjalan baik..aku harus kemaskan ekonomi dakwah agar aliran deras dakwah terus mengalir..dan aku harus mengawal selia roda dakwah itu agar senyuman bisa terukir dihati ini..tapi, sifat manusiawi, aku terkadang terasa sepi..namun itu tidak mengapa, sedikit sebanyak aku terasa iman makin cuba menghiasi hati dan diri..mungkin ini saatnya untuk aku sendirian berbicara dengan yang Maha Memiliki..

namun, hari ini aku akan pulang sebentar ke rumah..merawat rinduku dan jua rindu keluargaku..raut-raut wajah mereka sentiasa menanti kepulanganku..terkadang hadir rasa mengalah, tetapi hatiku lebih merisau akan raut wajah ummat yang menanti bicara pemikul risalah suci..apa pun, aku tidak pernah melupai mereka dalam setiap langkahku, dalam setiap waktuku dan dalam setiap bicara dengan Tuhanku..moga harapanku untuk bersama disyurga yang sama terkabul dengan pasti..

aku merenung lagi..melihat keluar tingkap..sudah terang awan dengan cahaya mentari..rupanya alam baru sedang menanti..melihat burung sudah mula keluar melebarkan sayap..dengan irama kicauan memuji sang Pembesar..aku terus memandang ke langit..hatiku hanya tahu, "ada tugas besar yang harus kulakukan"dengan jiwa besar pimpinan Ilahi..doakanku agar bekal cukup menampung sebuah bicara hati..dan hari ini..aku akan terus berlari..dengan cahaya yang paling tinggi..tanpa kenal erti kata henti..untuk itu, izinkan ini..balutiku yang Maha Tinggi..

05 Mei 2009

SURAT CINTA BUATKU DAN TEMAN-TEMAN SPERJUANGAN

Surat ini kutujukan untuk diriku sendiri serta sahabat-sahabat tercintaku yang Insyaallah tetap mencintai Allah dan Rasulnya di atas segalanya, kerana hanya cinta itu yang dapat mengalahkan segalanya, cinta hakiki yang membuat manusia melihat segalanya dari sudut andangan yang bebeza, lebih indah dan bermakna...

Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati sahabat-sahabat tercintaku yang kerap kali terisi oleh cinta selain dariNya, yang mudah sekali terlena oleh indahnya dunia, yang terkadang melakukan segalanya bukan keranaNya, lalu diruang hatinya yang kelam merasa senang jika dilihat dan dipuji orang, entah dimana keikhlasannya. Maka saat merasakan kekecewaan dan kelelahan kerana perkara yang dilakukan tidak sepenuhnya berlandaskan keikhlasan, padahal Allah tidak pernah menanyakan hasil. Dia akan melihat kesungguhan dalam berproses...

Surat ini kutujukan pula untuk jiwaku serta jiwa sahabat-sahabat tercintaku yang mulai lelah menapaki jalanNYa ketika seringkali mengeluh, merasa dibebani bahkan terpaksa untuk menjalankan tugas yang sangat mulia. Padahal tiada kesakitan, kelelahan serta kepayahan yang dirasakan oleh hamba melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosanya..

Surat ini kutujukan untuk ruh-ku dan ruh sahabat-sahabat tercintaku yang mulai terkikis oleh dunia yang menipu, serta membiarkan fitrahnya terutup oleh maksiat yang dinikmati, lalu dimanakah kejujuran diletakkan?Dan kini terabailah sudah nurani yang bersih, saat ibadah hanyalah sebagai rutin belaka, saat jasmani dan fikiran disibukkan oleh dunia, saat wajah menampakkan kebhagiaan yang penuh kepalsuan. Cuba lihat disana!!Hatimu menangis dan meranakah?

Surat ini kutujukan untuk diriku dan diri sahabat-sahabat tercintaku yang sombong, yang terkadang bangga pada dirinya sendiri. Sungguh tiada satupun yang membuat kita lebih dihadapanNya selain ketakwaan. Padahal kta menyedari bahawa tiap-tiap jiwa akan merasakan mati, namun kita masih diulit terus dengan kefanaan...

Sura ini kutujukan untuk hatiku dah hati sahabta-sahabat tercintaku yang mulai mati, saat tiada getar ketika asma Allah disebut, saat tiada sesal ketika kebaikan berlalu begitu sahaja, saat tiada rasa takut padaNya ketika maksiat dilakukan, dan tiada merasa berdosa ketika menzalimi diri sendiri dan orang lain..

Akhirnya surat ini kutujukan untuk jiwa yang masih memiliki cahaya meskipun sedikit, jangan biarkan cahaya itu padam. Maka terus kumpulkan cahaya itu hingga ia dapat menerangi wajah-wajah sekeliling, memeberikan keindahan Islam yang sesungguhnya hanya dengan kekuatan darinya.."Ya Allah yang maha membolak-balikkan hati, tetapkan hati ini pada agamaMu, pada taat keadaMu, dan dakwah dijalanMu".....

untuk diriku dan dirimu sahabat....

PESANAN IBNU QAYYUM


1. Dalam hati manusia ada kekusutan, dan tidak terurai kecuali menerima kehendak Tuhan.
2. Dalam hati manusia ada keganasan dan tidak hilang kecuali berjinak dengan Tuhan.
3. Dalam hati manusia ada kesediahn dan tidak hilang kecuali seronok mengenali Tuhan.
4. Dalam hati manusia ada kegelisahan dan tidak tenang kecuali berlindung, bertemu dan berjumpa dengan Tuhan.
5. Dalam hati manusia ada penyesalan dan tidak padam kecuali redha dengan suruhan dan larangan Tuhan, qada' dan qadarnya serta sabar sehingga menemuiNya.
6. dalam hati manusia ada hajat dan tidak terbendung kecuali kecintaan kepada Tuhan dan bermohon padanya.
7. berterusan dalam berzikir kepada Tuhan adalah keikhlasan sebenar kepadaNya. Andai dunia dan isinya diberikan kepada manusia masih tidak lagi dapat membendung hajat hati si hamba itu.salam ukhuwah untuk semua sahabat..doakan aq tenang dalam menghafal dan dalam belajar...

kita berjanji setia dengan perjuangan ini...



WAHAI TEMAN-TEMANKU...
Kadang kala ku cuba mengamati sahabat2 yg ada disekelilingku..

namun tidak kudapati sahabat yg lebih baik dr yg menjaga LIDAH nya..

Ku memikirkan tentang semua pakaian di dunia ini..

tetapi tidak kutemui pakaian yg lebih baik dr pakaian TAQWA..

Kucuba merenung dan memikirkan semua amal kebaikn..

Namun tiada yg lebih baik dr memberi NASIHAT..

Ku cuba mencari sesuatu yg boleh mendekatkn diriku kpd yg maha ESA..

Tiada sesuatu yg lebih berharga kecuali sifat SABAR...
Maha suci mu Ya Allah,kerana telah memberikan daku teman-teman yang memahami diri ini..tidak terucap Syukurku di lidah dan tidak terungkap gambarannya dihati...Semoga dengan Ni'mat yang kau kurniakan ini..akan menjadikan aku seorang yang tabah meniti liku-liku kehidupan dan sentiasa mensyukuri ni'matmu..AMIN YA RABBAL A'LAMIN...

Mengenang 43 Tahun Kesyahidan Syed Kutb


Tanggal 29 Ogos 2001 genaplah 43 tahun kesyahidan Asy-Syahid Syed Qutb di tali gantung Regim Jamal Abdul Nasir. Syed Qutb digantung bersama 2 orang lagi rakan seperjuangannya dalam Ikhwan Muslimun pada pagi Isnin 29 Ogos 1966.

Kebimbangan dan ketakutan yang melanda bukan sahaja buat Regim Jamal Abdul Nasir tetapi juga buat Imperialis Barat ketika itu. Imperialis Barat amat takut dan bimbang terhadap pemikiran- pemikiran tajam Syed Qutb yang menghancur-leburkan Ideologi Sesat Barat dan Komunisme Timur, serta kemampuan beliau mengemukakan 'gagasan Islam' dengan jelas dan mantap ke dalam ummah.
Kemampuan beliau telah menyeret Regim Mesir dengan desakan Imperialis mengambil tindakan 'kejam' menggantung Mujahid Agung Islam abad ini.
Almarhum Syed Qutb dihukum gantung pada 29 Ogos, 1966 kerana dituduh menderhaka terhadap kerajaan Mesir yang melaksanakan amalan jahiliah moden dan mengamalkan korupsi dan tuduhan kerana karangannya dalam bukunya Tanda-tanda di Jalan Raya. Ketika itu Mesir di bawah pemerintahan Presiden Gamal Nasser.

Turut menjalani hukuman gantung bersama Syed Qutb dua orang lagi pemimpin pertubuhan Muhammad Yusuf Awash dan Abdel Fatah Ismail.

Sebelum beliau digantung, Presiden Gamal Nasser menghantar seorang utusan memujuk Syed Qutb menandatangani satu petisyen memohon pengampunan. Tetapi ditolak oleh beliau dengan berkata: ''Sekiranya pada penglihatan Allah saya melakukan dosa, saya tidak patut diampun; tetapi kiranya saya tidak melakukan apa-apa kesalahan, saya hendaklah dibebaskan tanpa perlu memohon ampun di dunia ini.''

Syed Qutb merupakan seorang pejuang Islam yang gigih dan berkredibiliti serta disegani oleh dunia Islam kerana kelantangannya menentang kerajaan yang tidak melaksanakan undang-undang Islam.

Buku-buku karangan almarhum tersebar luas di dunia Islam dan beliau mengecam hebat peraturan yang dilaksanakan oleh masyarakat Islam sekarang sebagai amalan jahiliah moden.
Menerusi buku-bukunya itu Syed Qutb memarakkan semangat juang dan garis panduan kepada aktivis Muslim tentang usaha dan langkah yang mesti mereka laksanakan bagi mewujudkan sebuah masyarakat Islam yang berdasarkan kepada undang-undang Allah.

Ketika beliau kembali dari Amerika pada 1950, Syed Qutb mendapati pertubuhan Ikhwanul Muslimin bukan lagi merupakan sebuah pertubuhan semasa beliau berangkat ke Amerika dahulu, ia sudah menjadi sebuah parti politik seperti yang lemah.

Langkah pertama yang dilakukan oleh Syed Qutb sekembalinya ke Mesir ialah menyertai Ikhwanul Muslimin di samping itu beliau terus memberi nafas baru dan sumbangan fikiran serta menulis buku.

Pada ketika itu Ikhwanul Muslimin sedang bekerjasama dengan satu kumpulan pegawai muda tentera yang menggelarkan diri mereka "Pegawai-pegawai Bebas" yang merancangkan untuk menggulingkan pemeritahan Raja Farouk.

Antara pegawai-pegawai muda yang terlibat pada masa itu ialah kolonel Gamal Nasser dan kolonel Anwar Sadat.

Menurut catatan Anwar Sadat bahawa Syed Qutb merupakan perancang utama revolusi "Pegawai-pegawai Bebas" itu.
Sebenarnya pegawai muda ini tidak mempunyai pimpinan yang mantap kerana itu mereka memerlukan seorang pemimpin intelektual untuk memimpin mereka. Oleh itu, mereka pun "melantik" Syed Qutb. Tetapi sebaik rancangan itu berjaya, pegawai-pegawai itu rupa-rupanya mempunyai agenda lain.

Apabila kedudukan mereka mantap, pegawai-pegawai itu yang dipimpin oleh Kol. Gamal Nasser telah bertindak menindas gerakan pejuang Islam. Sasaran utama mereka ialah pertubuhan Ikhwanul Muslimin kerana badan gerakan Islam itu telah mendesak supaya pemerintahan tentera masa itu mewujudkan sebuah perlembagaan Islam dan mengutuk Perjanjian British-Mesir 1954 berhubung dengan Terusan Suez.

Tuntutan ini ditolak oleh Gamal Nasser dan dengan itu mendedahkan tembelang beliau yang selama ini berpura-pura menyokong gerakan revolusi tersebut.

Sebaliknya dengan perjanjian baru itu, pemerintahan tentera itu telah membenarkan askar-askar British memasuki Mesir sekiranya kepentingan British terancam di Timur Tengah. Sebenarnya, ia membenarkan kehadiran askar-askar British di Terusan Suez itu.
Syed Qutb telah ditahan di penjara daripada tahun 1954 hingga 29 Ogos 1966 iaitu hari beliau digantung.

Semasa beliau ditangkap oleh polis rahsia Mesir, Syed Qutb sedang demam panas. Pegawai-pegawai yang menangkapnya terus menggari tangannya dan memaksa beliau berjalan ke penjara.

Sebaik sampai di dalam kawasan penjara, seekor anjing yang dilatih khas telah menerkam Syed Qutb dan menyeret beliau mengelilingi kawasan penjara itu selama lebih dua jam. Lepas itu barulah dia disoal siasat selama tujuh jam tanpa berhenti.

Pada perbicaraan 1966 beliau dituduh cuba menggulingkan kerajaan untuk menubuhkan sebuah kerajaan komunis di Mesir. Sebab sebenar pendakwaan terhadap Syed Qutb ialah kerana kecaman beliau terhadap kerajaan yang melaksanakan peraturan jahiliah moden.
Gamal Nasser bimbang sekiranya fikiran dan pandangan seumpama itu dibenarkan tersebar luas ia akan mempengaruhi rakyat dan sudah tentu akan mengancam kedudukan dan pemerintahannya dan akhirnya akan menumbangkan kerajaannya. Yang demikian Gamal Nasser bertindak menghapuskan Syed Qutb.

Almarhum Syed Qutb telah menulis beberapa buku, termasuk sebuah tafsir al-Qur'an bernama Fil Zilal al-Qur'an (Di bawah Lindungan al-Qur'an). Buku ini telah diterjemah ke bahasa Melayu oleh Almarhum Ustaz Zaki Yaakob.

Saudara!
Seandainya Kau Tangisi kematianku,
dan kau siram pusaraku dengan air matamu
maka di atas tulang-tulangku
yang hancur luluh,
nyalakanlah obor buat ummat ini
dan............
teruskan perjalanan ke gerbang jaya

Saudara!
Kematianku adalah suatu perjalanan
mendapatkan kekasih yang sedang merindu
taman-taman di syurga Tuhanku bangga menerimaku
burung-burungnya berkicau riang menyambutku
bahagialah hidupku di alam abadi

Saudara!
Puaka kegelapan pasti akan hancur
dan alam ini akan sisinari fajar lagi
biarlah rohku terbang mendapatkan rindunya

Janganlah gentar berkelana di alam abadi
nun di sana fajar sedang memancar......
(Ditulis beberapa ketika sebelum menemui syahid di tali gantung pada tahun 1965)

SALAM PERJUANGAN BUAT PARA PEJUANG AGAMA ALLAH

"Berangkatlah kamu baik dengan rasa ringan mahupun dengan rasa berat, dan berjihadlah dengan harta dan jiwamu dijalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu jika kamu mengetahui

03 Mei 2009

PADAMU KAMI MEMOHON YA RABB...!!!

"Wahai Tuhan Kami, berilah kami perasaan takut kepadamu yang dapat menghalang kami dari kemaksiatan dan berilah kami ketaatan kepadamu yang menyampaikan kami ke syurgamu, dan berilah keyakinan yang memudahkan kami menghadapi bencana di dunia."

"Wahai tuhan kami berilah kami kenikmatan pendengaran, penglihatan dan kekuatan tubuh badan selama hidup kami dan jadikanlah dia mewarisi kami dan berilah pembalasan kepada orang yang menzalimi kami. Dan tolonglah kami terhadap orang yang memusuhi kami.Dan janganlah engkau jadikan bencana bagi kami dalam ugama kami dan janganlah jadikan keduniaan sebesar-besar cita-citanya dan tidak sampai batasan ilmu kami. Danjanganlah Engkau biarkan orang yang tidak menaruh kasihan balas terhadap kami, dapat menguasai ke atas kami."

"Wahai Tuhan kami, kami pohon perlindungna dengan nur kesucian engkau dan berkat kebersihan dan keagungan sifat jalal engkau, dari setiap yang datang waktu malam kecuali yang datang dengan baik." "Wahai tuhan kami, engkaulah penolong kami, maka kepada engkau kami mohon pertolongna.

Wahai tuhan kami, engkaulah tempat kami menyelamatkan diri, maka kepada engkaulah kami pohon selamat. Wahai tuhan bagilah kelemahan dan kehinaan yang mana segala tengkuk pembesar dunia.""Dan tunduk kepadanya segala urusan dan kebesaran raja-raja Firaun,selamatkan kami dari penghinaan dan hukuman siksamu, ketika malam atau siang, ketika kami tidur atau berada di suatu tempat. Tiada tuhan bagi kami melainkan engkau demi kebesaran wajah engkau dan kemuliaan kesucian engkau, hindarkanlah kami dari segala kejahatan hamba-hamba engkau, berilah kemudahan kepada kami dengan limpah kurnia dari engkau wahai tuhan yang maha pemurah."

"Wahai Tuhan sama ada engkau lembutkan hati-hati mereka untuk kami sebagaimana kamu lembutkan besi untuk Nabi Daud, dan kamu menundukkan mereka seperti kamu tundukkan bukit bukau, gunung ganang untukNabi Sulaiman atau pun kamu lipat balik rancnagan jahat mereka supayaberpatah balik ke atas mereka sendiri , dan kamu hancur leburkan pakatan mereka dan kacau bilaukan kumpulan mereka dan goncangkan pendirian mereka dan Ya Allah turunkan bendera mereka rapat ke bumi,Wahai Tuhan yang tetap hidup yang mentadbir urusan makhluknya,

"Wahai Tuhan yang mempunyai keagungna dan kemuliaan, sesungguhnya Engkau berkuasa di atas tiap-tiap sesuatu.""Ya Allah Tuhan kami, limpahkanlah rahmat ke atas junjungna kami Nabi Muhammad S.A.W yang dengannya dapat mengubati hati dan menjadikan penawar, menyihatkan badan yang menyembuhkannya, menjadi cahaya bagi pandangan mata dan menyinarkannnya dan limpahkanlah rahmat dankesejahteraan kepada keluarga dan para sahabat baginda sekalian Amin...

Pesanan Terakhir Rasulullah S.A.W.

(Isi Khutbah terakhir rasulullah SAW) Ketika Rasulullah SAW mengerjakan ibadah haji yang terakhir, maka pada 9 Zulhijjah tahun 10 hijrah di Lembah Uranah, Bukit Arafah, baginda menyampaikan khutbah terakhirnya di hadapan kaum Muslimin, di antara isi dari khutbah terakhir Rasulullah SAW itu ialah:

"Wahai manusia, dengarlah baik-baik apa yang hendak kukatakan, Aku tidak mengetahui apakah aku dapat bertemu lagi dengan kamu semua selepas tahun ini. Oleh itu, dengarlah dengan teliti kata-kataku ini dan sampaikanlah ia kepada orang-orang yang tidak dapat hadir disini pada hari ini.
"Wahai manusia, sepertimana kamu menganggap bulan ini dan kota ini sebagai suci, anggaplah jiwa dan harta setiap orang Muslim sebagai amanah suci. Kembalikan harta yang diamanahkan kepada kamu kepada pemiliknya yang berhak. Janganlah kamu sakiti sesiapa pun agar orang lain tidak menyakiti kamu lagi.

Ingatlah bahawa sesungguhya kamu akan menemui Tuhan kamu dan Dia pasti membuat perhitungan di atas segala amalan kamu. Allah telah mengharamkan riba, oleh itu, segala urusan yang melibatkan riba dibatalkan mulai sekarang.

"Berwaspadalah terhadap syaitan demi keselamatan agama kamu. Dia telah berputus asa untuk menyesatkan kamu dalam perkara-perkara besar,maka berjaga-jagalah supaya kamu tidak mengikutinya dalam perkara-perkara kecil.

"Wahai manusia sebagaimana kamu mempunyai hak atas isteri kamu,mereka juga mempunyai hak ke atas kamu. Sekiranya mereka menyempurnakan hak mereka ke atas kamu, maka mereka juga berhak diberikan makan dan pakaian, dalam suasana kasih sayang.

Layanilah wanita-wanita kamu dengan baik dan berlemah-lembutlah terhadap mereka kerana sesungguhnya mereka adalah teman dan pembantu kamu yang setia.Dan hak kamu atas mereka ialah mereka sama sekali tidak boleh memasukkan orang yang kamu tidak sukai ke dalam rumah kamu dan dilarang melakukan zina.

"Wahai manusia, dengarlah bersungguh-sungguh kata-kataku ini,sembahlah Allah, dirikanlah solat lima waktu, berpuasalah di bulan Ramadhan, dan tunaikanlah zakat dari harta kekayaan kamu. Kerjakanlah ibadah haji sekiranya kamu mampu. Ketahuilah bahawa setiap Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain. Kamu semua adalah sama. tidak seorang pun yang lebih mulia dari yang lainnya kecuali dalam Taqwa dan beramal saleh.

"Ingatlah, bahawa kamu akan menghadap Allah pada suatu hari untuk dipertanggung jawabkan diatas segala apa yang telah kamu kerjakan. Oleh itu, awasilah agar jangan sekali-kali kamu terkeluar dari landasan kebenaran selepas ketiadaanku.

"Wahai manusia, tidak ada lagi Nabi atau Rasul yang akan datang selepasku dan tidak akan lahir agama baru. Oleh itu wahai manusia, nilailah dengan betul dan fahamilah kata-kataku yang telah aku sampaikan kepada kamu. Sesungguhnya aku tinggalkan kepada kamu dua perkara, yang sekiranya kamu berpegang teguh dan mengikuti kedua-duanya, nescaya kamu tidak akan tersesat selama-lamanya. ItulahAl-Qur'an dan Sunnahku."Hendaklah orang-orang yang mendengar ucapanku, menyampaikan pula kepada orang lain. Semoga yang terakhir lebih memahami kata-kataku dari mereka yang terus mendengar dariku. Saksikanlah Ya Allah,bahawasanya telah aku sampaikan risalah-Mu kepada hamba-hamba- Mu."