05 Mei 2009

SURAT CINTA BUATKU DAN TEMAN-TEMAN SPERJUANGAN

Surat ini kutujukan untuk diriku sendiri serta sahabat-sahabat tercintaku yang Insyaallah tetap mencintai Allah dan Rasulnya di atas segalanya, kerana hanya cinta itu yang dapat mengalahkan segalanya, cinta hakiki yang membuat manusia melihat segalanya dari sudut andangan yang bebeza, lebih indah dan bermakna...

Surat ini kutujukan untuk hatiku dan hati sahabat-sahabat tercintaku yang kerap kali terisi oleh cinta selain dariNya, yang mudah sekali terlena oleh indahnya dunia, yang terkadang melakukan segalanya bukan keranaNya, lalu diruang hatinya yang kelam merasa senang jika dilihat dan dipuji orang, entah dimana keikhlasannya. Maka saat merasakan kekecewaan dan kelelahan kerana perkara yang dilakukan tidak sepenuhnya berlandaskan keikhlasan, padahal Allah tidak pernah menanyakan hasil. Dia akan melihat kesungguhan dalam berproses...

Surat ini kutujukan pula untuk jiwaku serta jiwa sahabat-sahabat tercintaku yang mulai lelah menapaki jalanNYa ketika seringkali mengeluh, merasa dibebani bahkan terpaksa untuk menjalankan tugas yang sangat mulia. Padahal tiada kesakitan, kelelahan serta kepayahan yang dirasakan oleh hamba melainkan Allah akan mengampuni dosa-dosanya..

Surat ini kutujukan untuk ruh-ku dan ruh sahabat-sahabat tercintaku yang mulai terkikis oleh dunia yang menipu, serta membiarkan fitrahnya terutup oleh maksiat yang dinikmati, lalu dimanakah kejujuran diletakkan?Dan kini terabailah sudah nurani yang bersih, saat ibadah hanyalah sebagai rutin belaka, saat jasmani dan fikiran disibukkan oleh dunia, saat wajah menampakkan kebhagiaan yang penuh kepalsuan. Cuba lihat disana!!Hatimu menangis dan meranakah?

Surat ini kutujukan untuk diriku dan diri sahabat-sahabat tercintaku yang sombong, yang terkadang bangga pada dirinya sendiri. Sungguh tiada satupun yang membuat kita lebih dihadapanNya selain ketakwaan. Padahal kta menyedari bahawa tiap-tiap jiwa akan merasakan mati, namun kita masih diulit terus dengan kefanaan...

Sura ini kutujukan untuk hatiku dah hati sahabta-sahabat tercintaku yang mulai mati, saat tiada getar ketika asma Allah disebut, saat tiada sesal ketika kebaikan berlalu begitu sahaja, saat tiada rasa takut padaNya ketika maksiat dilakukan, dan tiada merasa berdosa ketika menzalimi diri sendiri dan orang lain..

Akhirnya surat ini kutujukan untuk jiwa yang masih memiliki cahaya meskipun sedikit, jangan biarkan cahaya itu padam. Maka terus kumpulkan cahaya itu hingga ia dapat menerangi wajah-wajah sekeliling, memeberikan keindahan Islam yang sesungguhnya hanya dengan kekuatan darinya.."Ya Allah yang maha membolak-balikkan hati, tetapkan hati ini pada agamaMu, pada taat keadaMu, dan dakwah dijalanMu".....

untuk diriku dan dirimu sahabat....

Tiada ulasan: